<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia ICT Awards 2009</title>
	<atom:link href="http://inaicta.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://inaicta.web.id</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Aug 2009 07:04:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BMP Tahap II Dengan Bank Mandiri</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/08/06/bmp-tahap-ii-dengan-bank-mandiri/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/08/06/bmp-tahap-ii-dengan-bank-mandiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 07:04:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/08/06/bmp-tahap-ii-dengan-bank-mandiri/</guid>
		<description><![CDATA[Business Matching Program Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009 sebagai upaya pembinaan para wirausaha di bidang&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Business Matching Program Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009 sebagai upaya pembinaan para wirausaha di bidang kreatif digital akan memasuki tahap allignment. Tahap ini akan diikuti oleh 30 peserta terpilih dari Seminar BMP yang lalu, selanjutnya akan memperoleh pembekalan lebih intensif mengenai cara membangun sistem untuk bisnis dan mengembangkan bisnis kreatif digital.<br />
Dari tahap ini akan dipilih 15 orang peserta yang berhak memperoleh business coaching gratis dari Bank Mandiri yang akan dilakukan oleh Action Coach selama enam bulan.</p>
<p>Kegiatan akan diselenggarakan pada:</p>
<p>Waktu : <strong>11 Agustus 2009 Pukul 08.00 hingga 13 Agustus 2009 Pukul 12.00</strong><br />
Venue  : <strong>Puri Anandita Resort, Cisarua, Puncak</strong></p>
<p>Peserta-peserta yang berhak mengikuti Allignment Process (Intensif Workshop)<br />
adalah:</p>
<ol>
<li>Ninik Rinayanti (PT Intisar Primula)</li>
<li>ST. Andika Sutedjo (PT Smart Meter Indonesia)</li>
<li>Robert Barito (PT Mitra Integrasi Komputindo)</li>
<li>Sonny Yulianto (PT Barelang Konsultindo Mandiri)</li>
<li>Abdul Kadir (PT Indoenergi Consultant)</li>
<li>Roostono (PT Universal Transteldata Prima)</li>
<li>Eka Djatnika S (CV Waditra Reka Cipta)</li>
<li>Nining Purwaningsih (PT Webgis Indonesia)</li>
<li>Dicky Johan (PT Injani System)</li>
<li>Rimbar Diorisma (Studio Kasat Mata)</li>
<li>Al Farisi (Indokreatif Teknologi)</li>
<li>Dibya Pradana (PT Jejala Padarta International)</li>
<li>Juliandra (PT Indismart Kreatif)</li>
<li>Fera Mariana Nurfarhiah (PT C &amp; C)</li>
<li>Yoke S. Irawan (Tio Bits Productions)</li>
<li>Andri Jin (Acintyarupa Karya Nayaga)</li>
<li>Indra Purnama (PT Convergain Indonesia)</li>
<li>William Tanuwijaya (PT Tokopedia)</li>
<li>Samuel Henry (Samuel Henry Interactive)</li>
<li>Arief Widhiyasa (Agate Studio)</li>
<li>Bayu Aditya (Nuesto Technology)</li>
<li>Aryanto Yuniawan (PT Mataram Surya Visi)</li>
<li>David Samuel (Night Club Coder)</li>
<li>Agus Kianto (Binus)</li>
<li>Erlan Yolansyah (PT Sarana Mediajasa Infosis)</li>
<li>Wisnu Manupraba (Javan IT Services)</li>
<li>Vita Subiyakti (PT Ruang Kerja Software Engineering)</li>
<li>Bullit Sesariza (A-Box)</li>
<li>Andriansyah (PT Kojo Anima)</li>
<li>Rafeequl Rahman (Rafeequl)</li>
</ol>
<p>Seluruh akomodasi (penginapan, makan, materi) disediakan panitia dan seluruh<br />
peserta akan dihubungi langsung oleh panitia. Panitia juga akan menyediakan<br />
transportasi dari Jakarta ke lokasi dan sebaliknya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/08/06/bmp-tahap-ii-dengan-bank-mandiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah Online Bersama Crayonpedia</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/08/04/sekolah-online-bersama-crayonpedia/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/08/04/sekolah-online-bersama-crayonpedia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 09:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/08/04/sekolah-online-bersama-crayonpedia/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/crayon.jpg"></a>Crayonpedia
Pendidikan di Indonesia saat ini tidak hanya sebatas pada murid yang belajar di dalam&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_140" class="wp-caption alignleft" style="width: 317px"><a href="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/crayon.jpg"><img class="size-medium wp-image-140" title="crayon" src="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/crayon-440x291.jpg" alt="Crayonpedia" width="307" height="203" /></a><p class="wp-caption-text">Crayonpedia</p></div>
<p>Pendidikan di Indonesia saat ini tidak hanya sebatas pada murid yang belajar di dalam kelas oleh guru. Para siswa juga tidak lagi pasif mendengarkan materi ajaran dari guru. Apalagi dengan adanya internet yang bisa menjawab segala kebutuhan, Crayonpedia hadir untuk memudahkan cara belajar siswa. Crayonpedia (singkatan dari Create Your Open Education Content Ensiklopedia) adalah sebuah portal yang khusus berisi tentang pendidikan.</p>
<p>Tony Syarif dari divisi Content Management Crayonpedia menjelaskan bahwa ada empat menu yang bisa diakses di <a href="http://www.crayonpedia.org" target="_blank">www.crayonpedia.org</a>, yaitu Matlon (Materi Online), Aplon (Aplikasi Online), Tublon (Tugas Belajar Online) dan Bimblon (Bimbingan Belajar online).</p>
<p>Crayonpedia resmi online pada 20 Mei 2008 yang bertepatan dengan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional. Pendirinya adalah Hemat Dwi Nuryanto, seorang ahli teknologi yang peduli dengan bidang pendidikan. Menurut Tony, lahirnya web ini terilhami dari Wikipedia, di mana semua orang bisa mencari tahu hal apa saja sekaligus menuliskan informasi tentang apa saja.</p>
<p>Sebenarnya sudah ada produk yang sejenis dengan Crayonpedia, seperti Curriki. Bedanya, akses di Crayonpedia berdasarkan pada jenjang pendidikan Indonesia yaitu dari SD sampai Perguruan Tinggi. Sedangkan Curriki aksesnya langsung ke bidang pelajaran, misalnya olahraga, IPA, seni, dan sebagainya. “Selain itu, di Crayonpedia, user bisa mendownload animasi, video, voting untuk materi ajar dan chatting, termasuk meng-upload materi ajar,” ungkap Tony.</p>
<p>Portal ini juga ikut mendukung green education dengan menu Tublon. Ini merupakan layanan LKS (Lembar Kerja Siswa) yang dibuat online. Jadi, bisa mengurangi penggunaan kertas untuk mencetak LKS di sekolah-sekolah. Keunggulan penggunaan internet juga dimanfaatkan oleh Crayonpedia lewat Bimblon. Tony menuturkan bahwa dengan menu bimbingan belajar online, murid yang tinggal di daerah terpencil sekalipun, bisa bimbingan belajar pada guru dari sekolah unggulan di kota besar.</p>
<p>Saat ini, Crayonpedia baru dipasarkan di Bandung, karena tenaga pembuatnya memang berasal dari sana. Sosialisasi pun masih sebatas sekolah-sekolah di sekitar Bandung. Tanggapan yang antusias datang dari para guru muda karena masih ‘melek’ dengan internet. Mereka dengan senang hati membantu mengembangkan portal ini.</p>
<p>Tony menyatakan bahwa banyak pihak yang ikut membantu pembuatan dan pengembangan web ini, yaitu dari dosen-dosen Institut Teknologi Bandung, praktisi IT, konsultan dan wartawan.</p>
<p>“Termasuk dukungan dari pihak Pemerintah Kota Bandung, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Riset dan Teknologi, dan PT Telkom,” kata Tony.</p>
<p>Sony Budi Winarso selaku Manager Marketing Planning PT Telkom Divisi Regional III Jabar dan Banten, yang ikut memfasilitasi server untuk Crayonpedia menjelaskan bahwa dengan menggunakan Crayonpedia via internet, dunia berada dalam genggaman, tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.</p>
<p>“Pendidikan yang berkualitas kini tidak hanya dimiliki oleh orang-orang kota tetapi juga oleh masyarakat di daerah terpencil sekalipun, sekaligus memperkenalkan teknologi internet pada mereka,” sebut Sony.</p>
<p>Keunggulan karya anak bangsa ini memperoleh pembuktian dengan berhasil menjadi <strong>Merit INAICTA 2009</strong> untuk <strong>kategori E-Learning</strong>. Harapan Tony sendiri pada ajang INAICTA 2009 agar bisa memperkenalkan dan menyosialisasikan Crayonpedia ke pada masyarakat, sekaligus meminta masukan dari mereka demi pengembangan portal ini ke depan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/08/04/sekolah-online-bersama-crayonpedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran Nominator INAICTA 2009</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/24/pameran-nominator-inaicta-2009/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/24/pameran-nominator-inaicta-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 03:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/24/pameran-nominator-inaicta-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Saksikan karya-karya terbaik anak bangsa di bidang TIK selama acara puncak Indonesia ICT Award 2009&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saksikan karya-karya terbaik anak bangsa di bidang TIK selama acara puncak Indonesia ICT Award 2009 tanggal 28-29 Juli 2009 di Jakarta Convention Centre.</p>
<p>Daftar peserta lengkap dan lokasi pameran dapat dilihat pada halaman &#8216;<a href="http://inaicta.web.id/pameran-nominator-inaicta-2009/" target="_blank">Pameran Nominator INAICTA 2009</a>&#8216;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/24/pameran-nominator-inaicta-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agenda Conference INAICTA 2009</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/22/agenda-conference-inaicta-2009/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/22/agenda-conference-inaicta-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 08:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/22/agenda-conference-inaicta-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Hadirilah Conference INAICTA 2009 bertema &#8220;<strong>DIGITAL CREATIVE FOR NATION BUILDING</strong>&#8221; dan juga menyaksikan pamerannya yang&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hadirilah Conference INAICTA 2009 bertema &#8220;<strong>DIGITAL CREATIVE FOR NATION BUILDING</strong>&#8221; dan juga menyaksikan pamerannya yang akan diselenggarakan pada:</p>
<p><strong>Lokasi dan Waktu:</strong><br />
Hari Selasa &amp; Rabu, 28 -29 Juli 2009<br />
Waktu :<br />
Day One, 28 Juli 2009 : 08.00 &#8211; 16.00 WIB<br />
Day Two, 29 Juli 2009 : 08.30 &#8211; 15.00 WIB<br />
Tempat : Assembly 3, Jakarta Convention Center &#8211; JCC, Senayan, Jakarta.</p>
<p><strong>Topik:</strong><br />
Creative Strategies of Digital Mobile  to Win The Emerging Market</p>
<ul>
<li> Government Policy on Digital Mobile  – Now  &amp; future</li>
<li>C hallenges &amp; Opportunity of  Digital Mobile Technology to Win The Customer Loyalties</li>
<li>Support &amp; Partnership Models for Development of  Digital Mobile Technology In the  future</li>
</ul>
<p>Optimizing Creativity on the top of Convergence technology</p>
<ul>
<li> Government vision: Optimizing distribution model of creative products by using mobile technology</li>
<li>Maximizing Mobile Technology by E 2.0 &amp; Social CRM</li>
<li> Television Programme to Enabling Future Distributions and Supply Chains</li>
<li> Certificate of Authority to Secure Digital Transaction</li>
</ul>
<p>Creating Digital Creative Entrepreneurs</p>
<ul>
<li> Digital Music Distribution Model</li>
<li> Empowering Digital Creative Entrepreneurs Through CSR Program: Business Development Facilitation and Funding Solution</li>
<li> Creating Digital Playground for Digital Creative Entrepreneurs</li>
<li> Creating e-Business Through e-Community</li>
</ul>
<p><strong>Narasumber :</strong></p>
<ul>
<li> Mohammad Nuh, Minister for Communication and Information Technology</li>
<li> Aburizal Bakrie, Coordinating Minister for The People’s Welfare</li>
<li> Mari E. Pangestu, Minister for Trade</li>
<li> Sofyan Djalil, Minister for State Owned Enterprises</li>
<li> Fahmi Idris, Minister of Industry</li>
<li> Cahyana Ahmadjayadi, Director General for ICT Application</li>
<li> Indra Utoyo,  Chairman of MIKTI</li>
<li> Hari S Sungkari,  Chairman of INAICTA 2009</li>
<li> Guntur  S. Siboro, Chief Marketing Officer of PT Indosat</li>
<li> Sarwoto Atmosutarno, President Director of Telkomsel</li>
<li> Goenawan Loekito &#8211; Marketing Director, Oracle Indonesia</li>
<li> Tony Seno, PT. Microsoft Indonesia</li>
<li> Datacraft Indonesia</li>
<li> Retno Shanti,  Deputy Editor In Chief Metro TV</li>
<li> Budi Rahardjo,</li>
<li> Indar Atmanto, CEO of  IM2</li>
<li> Budi Gunadi Sadikin, Director of Bank Mandiri</li>
<li> Hasnul Suhaimi, President Director of Excelcomindo</li>
<li> Danny Wirianto, Chief Marketing Officer of KASKUS</li>
<li> TEDx Team</li>
</ul>
<p><strong>Moderator :</strong></p>
<ul>
<li> Richard Kartawijaya</li>
<li> Andreas Pardyanto</li>
<li> Marlin Sugama</li>
</ul>
<p>Ingat! TEMPAT TERBATAS dan  tidak dipungut biaya /GRATIS (disediakan snack &amp; makan siang) HARUS  MENDAFTAR dan akan mendapatkan konfirmasi dari panitia.</p>
<p>Informasi lengkap, jadwal, dan informasi pendaftaran silakan merujuk ke halaman &#8216;<a href="http://inaicta.web.id/conference-inaicta-2009" target="_blank"><strong>Conference INAICTA 2009</strong></a>&#8216;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/22/agenda-conference-inaicta-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran Workshop INAICTA 2009</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/21/pendaftaran-workshop-inaicta-2009/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/21/pendaftaran-workshop-inaicta-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 10:38:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/21/pendaftaran-workshop-inaicta-2009/</guid>
		<description><![CDATA[Ikuti berbagai macam workshop dalam rangkaian acara puncak Indonesia IT Award 2009 pada tanggal 28-29&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ikuti berbagai macam workshop dalam rangkaian acara puncak Indonesia IT Award 2009 pada tanggal 28-29 Juli mendatang, <span style="text-decoration: underline;">TANPA DIPUNGUT BIAYA</span>!</p>
<p>Beberapa workshop yang akan diadakan adalah:</p>
<ul>
<li><strong>Ranjau-ranjau Dunia Blog</strong><br />
Ngeblog itu mudah tapi bukan berarti tidak bisa tersandung dan berkasus ketika menjalaninya</li>
<li><strong>Membuat Game 3D dengan Engine Game AngelLite</strong><br />
Dengan mengikuti workshop ini diharapkan peserta dapat membuat sebuah game 3D dengan memanfaatkan game engine bernama AngelLite, versi mini dari game Engine Angel yang dipakai di Nusantara Online</li>
<li><strong>Forum Diskusi dengan Pemenang Imagine Cup 2009<br />
</strong>Sharing pengalaman dengan pemenang The Imagine Cup, MOSES (Malaria Observation System and Endemic Survaillance)</li>
</ul>
<p>Dan masih banyak lagi.</p>
<p>Informasi selengkapnya termasuk <strong>pembicara, tempat dan waktu, </strong>serta <strong>contact person untuk pendaftaran </strong>dapat dilihat pada halaman <a href="http://inaicta.web.id/workshop" target="_blank">Workshop</a>.</p>
<p>Ayo buruan mendaftar, jangan ketinggalan! Tempat terbatas, lho..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/21/pendaftaran-workshop-inaicta-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewi Shinta Tersesat di Masa Depan</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/14/dewi-shinta-tersesat-di-masa-depan/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/14/dewi-shinta-tersesat-di-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 03:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Preview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/14/dewi-shinta-tersesat-di-masa-depan/</guid>
		<description><![CDATA[Wandah mempertunjukkan Dewi Shinta
Cerita pewayangan memang sering menginspirasi kehidupan manusia saat ini. Salah satunya&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_127" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><img class="size-full wp-image-127" title="clip_2" src="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/clip_2.jpg" alt="Wandah mempertunjukkan Dewi Shinta" width="290" height="219" /><p class="wp-caption-text">Wandah mempertunjukkan Dewi Shinta</p></div>
<p>Cerita pewayangan memang sering menginspirasi kehidupan manusia saat ini. Salah satunya cerita Dewi Shinta. Cerita pewayangan yang fenomenal ini juga menginspirasi salah seorang remaja bernama Wandah Kurniawan (16). Pelajar SMA Negeri 4 Malang ini mengadopsi tokoh Dewi Shinta dalam sebuah gambar.</p>
<p>Computer Generated Imagery (CGI), salah satu kategori dalam ajang Indonesian ICT Award (INAICTA) 2009 ini menarik perhatian Wandah. Siswa asal Malang ini kemudian membuat sebuah cerita yang ia ilustrasikan dalam sebuah gambar. Cerita tersebut bertajuk ’Dewi Shinta Tersesat di Masa Depan’.</p>
<p>”Cerita ini berkisah tentang perjalanan Shinta yang tersesat di sebuah portal waktu masa depan. Dia (Dewi Shinta) terjebak sampai ke masa sekarang,” tutur Wandah.</p>
<p>Kisah yang ia sampaikan lewat goresan gambar komputer ini ia garap dalam waktu tiga minggu. Cerita mendeskripsikan perjalanan Dewi Shinta yang terkejut karena melihat masa depan yang sudah sedemikian berbeda dengan masanya. Polusi menjadi salah satu aspek yang ditunjukkan dalam gambar Wandah.</p>
<p>Menurut Wandah, idenya ini bermula dari keidentikkan Indonesia dengan tokoh pewayangan. Namun, karyanya ini tak luput dari kekurangan. Beberapa masukan datang dari juri INAICTA 2009.  Menurutnya, beberapa ekspresi masih kurang tajam. Tapi, bagi Wandah, itu semua adalah masukan sekaligus tambahan pelajaran bagi  karyanya ke depan.</p>
<p>”Sebenarnya saya ingin sekali ikut lomba dan kompetisi semacam ini. Namun, informasi cukup sulit didapatkan. Ajang INAICTA kali ini cukup memberi pelajaran penting bagi saya,” ujarnya saat penjurian tahap II INAICTA 2009 di FX Style, Jakarta.</p>
<p>Kemampuannya menggambar ini sebenarnya telah ia tekuni sejak lama. Sejak kecil, ia sudah hobi menggambar dan sering mengikuti kompetisi menggambar. Kegemarannya tersebut ia salurkan di dunia komputer.</p>
<p>Berkat dorongan kakaknya pula, yang notabene seorang programmer, Wandah memulai debutnya di dunia komputer. Ajang INAICTA 2009 ini adalah kompetisi kedua yang ia ikuti di bidang digital komputer.</p>
<p>Saat ini, Wandah ingin terfokus pada dunia pendidikannya terlebih dahulu. Setelah lulus sekolah, rencananya ia akan terus menambah kemampuannya tersebut. Harapannya, dengan mengikuti ajang INAICTA 2009, dia bisa menambah pergaulan dan pengetahuannya di bidang digital dan komputer. [Ria]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/14/dewi-shinta-tersesat-di-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelola SDM dengan Baik Bersama ARMES</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/10/kelola-sdm-dengan-baik-bersama-armes/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/10/kelola-sdm-dengan-baik-bersama-armes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 08:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Preview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/10/kelola-sdm-dengan-baik-bersama-armes/</guid>
		<description><![CDATA[ARMES
Bisnis tak hanya berkutat pada modal dan usaha, tetapi juga sumber daya manusia. SDM&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_126" class="wp-caption alignleft" style="width: 215px"><img class="size-full wp-image-126" title="armes-logo" src="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/armes-logo.jpg" alt="ARMES" width="205" height="194" /><p class="wp-caption-text">ARMES</p></div>
<p>Bisnis tak hanya berkutat pada modal dan usaha, tetapi juga sumber daya manusia. SDM merupakan elemen penting dalam bisnis, namun terkadang pengelolaannya sering terlupakan oleh perusahaan. Peluang ini sengaja dibidik oleh Erlan Yolansyah dan rekan-rekanya dengan menciptakan aplikasi ARMES.</p>
<p>ARMES (Advance Human Resources Management System) merupakan alat bantu manajemen usaha yang dirancang untuk menyediakan solusi manajemen sumber daya manusia. Menurut Erlan, sistem SDM di Indonesia saat ini hanya dilihat dari sudut renumerasi (penggajian). Padahal proses SDM tak hanya berhenti sampai di situ, harus ada penghargaan, hukuman, pendidikan, dan pengembangan SDM.</p>
<p>”Seharusnya sebuah sistem SDM jauh lebih besar dan kompleks dari sekedar sistem penggajian. Seperti cara memilih calon karyawan, pengelolaan data administrasi karyawan, pengelolaan hak cuti, sampai dengan sistem imbal jasa yang berdasarkan Merit System. Dan semua proses tersebut harus terintegrasi,” ujar Erlan.</p>
<p>ARMES ini mulai digarap akhir 1990 an. Awalnya, mereka membangun sistem SDM yang kemudian dikembangkan dengan mengintegrasikan berbagai proses. Tak hanya proses, tetapi juga prosedur operasi ketenagakerjaan di Indonesia.</p>
<p>Sistem ini berfokus pada perancangan arsitektur sistem yang mencakup proses bisnis, management system, dan integrasi dari logika program. Sistem operasinya mengunakan Windows, UNIX, LINUX, OS/400, dan Mainframe. Oleh karenanya, ARMES menjadi fleksibel dan mudah dikembangkan.</p>
<p>Erlan sendiri belum bersedia menyebutkan besar biaya pengembangan aplikasi ini. Menurutnya, investasi terbesar bukan pada uang atau modal, tetapi pada kreativitas dan waktu.</p>
<p>”Setiap orang lahir dengan bakat melukis atau memahat, begitu juga dalam membangun aplikasi, tidak setiap orang mampu, walaupun lulusan jurusan IT. Ada sentuhan khusus dalam membangun aplikasi,” tuturnya.</p>
<p>Sentuhan aplikasi buatan Erlan dan rekan-rekannya ini telah digunakan di lebih dari 30 perusahaan. Sebagian perusahaan yang memakai adalah perusahaan multinasional. Bila dilihat dari penggunanya, dapat dikatakan ARMES banyak diterima dengan baik pada perusahaan yang &#8216;mature&#8217;, dimana melihat karyawannya sebagai aset perusahaan yang harus dikelola dengan baik.</p>
<p>”Kendala utama dalam proses pembangunan ini adalah  integrasi dari semua proses yang modular. Integrasi ini harus bisa bekerja sama secara sistematik dalam memenuhi kebutuhan pemakai,” papar Erlan.</p>
<p>Dalam aplikasi ini, telah tersimpan semua model bisnis SDM yang berlaku di Indonesia. Bahkan, bagi perusahaan yang belum memiliki standar operasi dan prosedur inipun dapat mengakomodasi aplikasi ini. Selain itu, model yang ada, bisa dijadikan referensi oleh para konsultan bidang SDM untuk menerapkan pola bisnis SDM yang cocok untuk perusahaannya.</p>
<p>Saat ini, ARMES tengah bertanding dalam ajang Indonesia ICT Award 2009. Dua tahap penjurian telah dilaluinya. Sebagai finalis Inaicta 2009, Erlan dan kawan-kawannya berhara bisa bertukar pengetahuan dengan peserta lain. Selain itu, bisa meningkatkan motivasi untuk menciptakan aplikasi yang tentunya bernilai guna tinggi bagi dunia usaha di Indonesia. [Ria]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/10/kelola-sdm-dengan-baik-bersama-armes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malaria Datang, MOSES Beraksi</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/02/malaria-datang-moses-beraksi/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/02/malaria-datang-moses-beraksi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 02:51:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Preview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/02/malaria-datang-moses-beraksi/</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkan 100 juta manusia terjangkit malaria setiap harinya. Sekitar satu persen di antaranya berakhir fatal&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan 100 juta manusia terjangkit malaria setiap harinya. Sekitar satu persen di antaranya berakhir fatal hingga menyebabkan kematian. Berapa banyak manusia lagi yang akan terjangkit penyakit mematikan ini? Penyakit tropis yang paling berbahaya menurut PBB ini sering menjangkiti negara berkembang seperti Indonesia. Sebagian solusi hanya berkutat di perkotaan, bagaimana dengan pedesaan atau pelosok negeri lainnya?</p>
<p>Kepedulian inilah awal dari ide pembuatan MOSES. MOSES atau Malaria Observation System and Endemic Surveillance merupakan gabungan software dan hardware yang terintegrasi untuk memerangi penyakit malaria.</p>
<p>Gabungan software dan hardware ini memungkinkan seorang pasien yang tinggal di daerah pedesaan mendapatkan pelayanan kesehatan dan diagnosis dokter yang terletak di kota besar. Inovasi karya David Samuel dan rekan-rekannya yang tergabung dalam Tim Big Bang Indonesia ini juga merancang perangkat keras untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.</p>
<p>Tak hanya itu, MOSES juga dilengkapi aplikasi pemetaan yang memudahkan pemerintah melakukan studi episdemologis terhadap penyakit tertentu sesuai sejarah dan kondisi geografisnya. Dengan ini, seorang dokter di kota bisa memberikan dosis obat yang sesuai dan cara perawatan yang benar terhadap pasien.</p>
<p>“Software ini dibuat untuk mengatasi masalah penyebaran tenaga medis yang tidak merata, sehingga banyak masyarakat di daerah terpencil tidak mendapat pelayanan kesehatan yang layak,” ujar David, salah satu anggota Tim Big Bang Imagine Cup 2009.</p>
<p>Karya yang mendapat apresiasi di Imagine Cup Indonesia 2009 sebagai juara pertama ini tidak hanya bisa diimplementasikan di Indonesia. Negara berkembang lainnya, dengan kasus yang sama bisa menggunakan produk ini.</p>
<p>“Software ini bisa menerima data pasien dan data umum seperti umur, berat badan, dan tinggi badan. Lalu dengan perangkat keras yang telah dirancang, kondisi fisik seperti suhu tubuh, tekanan darah, dan detak jantung akan dimonitor secara otomatis,” jelas David, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.</p>
<p>Khusus untuk malaria, tambah David, peralatan tersebut dilengkapi dengan ponsel berkamera dengan lensa mikroskop dengan perbesaran hingga 1000 kali. Perangkat handphone yang dilengkapi dengan fitur mikroskopis juga merupakan sebuah riset yang sekarang sedang dikembangkan untuk dapat membantu penelitian mikroskopis, terutama di daerah yang kekurangan tenaga medis. Pengaplikasian sistem ini juga akan menghemat 30.9% dalam enam bulan dari biaya yang harus dikeluarkan ketika harus mengirimkan dokter dan tenaga ahli ke daerah terpencil.</p>
<p>Saat ini, MOSES dikembangkan lebih lanjut di bawah bimbingan I2TB (Inkubator Inovasi Telematika Bandung), sebuah lembaga inkubasi yang diinisiasi oleh Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo). “Mereka (Depkominfo) sangat antusias dan berusaha membantu sehingga kami dapat mempersiapkan software ini untuk dapat bersaing dengan negara lain di ajang kompetisi tingkat dunia 3 Juli nanti di Mesir,” tutur David.</p>
<p>Karya kreatif yang juga lolos penjurian tahap I Indonesia ICT Award (INAICTA) 2009 ini akan mewakili Indonesia di ajang Imagine Cup tingkat dunia yang akan diselenggarakan di Mesir awal Juli yang akan datang.</p>
<p>Tim yang berisikan mahasiswa ITB ini berharap inovasinya tidak berhenti sampai kejuaraan, tetapi dapat diimplementasi untuk memberikan manfaat seluas-luasnya. “Kami sempat bertemu dengan Menteri Kesehatan dan beliau menyatakan bahwa inovasi kami merupakan inovasi tepat guna yang kebutuhannya cukup besar saat ini,” tutur Doddy, anggota Tim Big Bang yang lain.</p>
<p>“Kami percaya bahwa Indonesia sangat potensial untuk memajukan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), bahkan dapat menjadi salah satu Negara besar dalam hal ini. Akan tetapi seperti layaknya bayi yang baru belajar merangkak, perlu dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, sehingga bayi ini kelak dapat tumbuh dan menjadi salah satu tulang punggung industri kreatif yang memberikan efek kemajuan bangsa,” tandas David. [Ria]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/02/malaria-datang-moses-beraksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Majapahit Siap Beraksi di Medan Game Online</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/07/01/pendekar-majapahit-siap-beraksi-di-medan-game-online/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/07/01/pendekar-majapahit-siap-beraksi-di-medan-game-online/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 02:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Preview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/02/pendekar-majapahit-siap-beraksi-di-medan-game-online/</guid>
		<description><![CDATA[Nusantara Online
Majapahit, Padjadjaran, dan Sriwijaya akan kembali merajai tanah air, bukan sebagai kerajaan besar&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_122" class="wp-caption alignleft" style="width: 294px"><img class="size-medium wp-image-122" title="nusantara4" src="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/nusantara4-439x203.png" alt="Nusantara Online" width="284" height="131" /><p class="wp-caption-text">Nusantara Online</p></div>
<p>Majapahit, Padjadjaran, dan Sriwijaya akan kembali merajai tanah air, bukan sebagai kerajaan besar , melainkan sebagai salah satu kehidupan yang akan ditampilkan di salah satu game online. Pernahkan membayangkan seorang pendekar majapahit menumpas para perampok atau penjahat di zaman dulu? Hal-hal tersebut akan terulang di masa sekarang.</p>
<p>Nusantara online, game  yang telah melewati tahap pengembangan yang cukup panjang ini segera dirilis akhir 2009. Ini bukan sembarang game, permainan ini menghadirkan sisi yang berbeda dari game online lainnya. Kehidupan ala Indonesia kuno seperti kerajaan Majapahit, Padjadjaran, dan Sriwijaya menjadi latar sekaligus setting dalam Nusantara online. Bisa dibayangkan bagaimana asiknya bermain game sembari mencari tahu sejarah budaya Indonesia.</p>
<p>Menurut Heru Nugroho, Managing Director Nusantara Online, game ini 100 persen dibuat dan dikembangkan oleh kreator Indonesia. “Game Nusantara Online pada pengembangannya berusaha mendekatkan diri pada objek yang kita riset. Bagaimana seolah-olah tiap karakter dan lingkungan sesuai dengan tokoh-tokoh pada masa itu,” paparnya.</p>
<p>Hebatnya lagi game ini dibangun di atas engine asli buatan Indonesia yaitu ANother Game Engine Library (Angel). Engine buatan anak negeri ini menggunakan program open source. Bahkan kemampuannya setara dengan engine kelas tinggi yang mampu menciptakan objek 3D dengan tampilan yang sangat nyata, mulai dari tanah, pepohonan, tiupan angin, sungai, sampai sususan bintang, dan pergantian siang -malam.</p>
<div id="attachment_123" class="wp-caption alignright" style="width: 243px"><img class="size-medium wp-image-123" title="nusantara3" src="http://inaicta.web.id/wp-content/uploads/nusantara3-233x330.jpg" alt="Contoh Karakter Nusantara Online" width="233" height="330" /><p class="wp-caption-text">Contoh Karakter Nusantara Online</p></div>
<p>Saat ini Nusantara Online masih dalam tahap uji coba di internet yakni untuk user ISP Melsa di Bandung. Rencananya, game bertajuk budaya lokal ini akan dikomersilkan pada November 2009. Bagi para gamers terdapat 15 subklas dalam role playing game ini. Di antaranya, jago panah, penyihir, jago pedang, dan lain-lain.</p>
<p>Maraknya pasar game online Indonesia merupakan potensi yang besar. Sayangnya, dewasa ini game online Indonesia dikuasai oleh produk-produk asing dengan karakter dan budaya asing pula. Dengan hadirnya Nusantara Online diharapkan sejarah panjang nusantara dapat lebih akrab dan diminati oleh generasi muda Indonesia.</p>
<p>Ke depannya, Nusantara Online akan memunculkan versi-versi baru setiap tahunnya. Untuk versi kedua akan dirilis tahun depan. Dalam versi kedua ini dihadirkan permainan dengan latar kerajaan Samudera Pasai, Bedahulu, dan Goa. Untuk selanjutnya game online ini akan hadir dalam 34 kerajaan di Indonesia.</p>
<p>”Nusantara Online dikembangkan sebagai wujud kesadaran perlunya mengisi kembali wacana publik dengan konten-konten asli Indonesia. Dengan mengemas sejarah dan cerita-cerita rakyat nusantara ke dalam bentuk yang lebih modern, dinamis, dan atraktif, generasi muda diharapkan akan kembali menikmati sejarah bangsa dan cerita peninggalan leluhur tersebut,” jelas Heru.</p>
<p>Selain menggunakan standar Massive Mutiplayer Online Role Playing Game (MMORPG), fitur Nusantara Online juga dikembangkan mengikuti teori-teori kemasyarakatan, arkeologi, sejarah, dan sosial yang berlaku di masa silam. Selain sejarah, game online ini juga memasukkan tokoh-tokoh mitologi, hikayat, dan legenda nusantara.</p>
<p>Kita tunggu saja aksi para pendekar Majapahit, Padjadjaran, dan Sriwijaya dalam versi maya ini. [Ria]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/07/01/pendekar-majapahit-siap-beraksi-di-medan-game-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesan Tiket Tanpa Tulis Tangan</title>
		<link>http://inaicta.web.id/2009/06/28/pesan-tiket-tanpa-tulis-tangan/</link>
		<comments>http://inaicta.web.id/2009/06/28/pesan-tiket-tanpa-tulis-tangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2009 04:53:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Preview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inaicta.web.id/2009/07/02/pesan-tiket-tanpa-tulis-tangan/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak yang mengeluhkan lamanya pelayanan yang mereka terima ketika memesan selembar tiket pesawat. Padahal waktu&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak yang mengeluhkan lamanya pelayanan yang mereka terima ketika memesan selembar tiket pesawat. Padahal waktu perjalanan yang mereka punya sangat sempit. Hal ini sangat mungkin terjadi di sejumlah agen perjalanan. Bagaimana tidak, kebanyakan agen perjalanan masih menggunakan cara manual untuk melayani permintaan tiket.  Mereka harus terlebih dulu menanyakan stok tiket kepada agen penjualan besar. Bila stok ternyata habis, agen tersebut tidak bisa melakukan reservasi online ke maskapai. Bukti tiket dan cara pembayaran pun manual. Masih ada sejumlah agen perjalanan yang menggunakan kuitansi yang ditulis tangan sebagai bukti pembayaran.</p>
<p>Syridink Online Travel Application (Syridink OTA) mungkin bisa memberikan solusi untuk masalah ini. Syridink OTA adalah aplikasi Software Bisnis yang menyeluruh untuk perusahaan Tours &amp; Travel dan sejenisnya. Direktur utama Syridink Informatika Indonesia, Eflin Mual Sinambela menjelaskan, aplikasi ini meliputi kegiatan ticketing seperti penjualan, pembelian, hutang piutang, kas, bank, dan buku besar.  Tak hanya penjualan tiket pesawat yang bisa dilayani, tetapi juga reservasi kamar hotel, umroh, cargo, dokumen, dan kategori lainnya. Aplikasi Syridink OTA juga didukung oleh aplikasi SMS Gateway untuk memudahkan pihak manajemen mendapatkan informasi seperti saldo penjualan, saldo kas, saldo bank dan lain sebagainya.</p>
<p>Sebagai aplikasi yang komplit, maka Syridink OTA juga diintegrasikan dengan aplikasi E-commerce Travel guna mendukung peningkatan dan pelayanan penjualan kepada calon pelanggan. Aplikasi ini bisa digunakan secara perorangan oleh konsumen. Program e-commerce tersebut meliputi reservasi online, customer service, dan aplikasi agen penjualan. Produk E-commerce Travel ini meliputi, tiket, hotel, umroh, cargo, sewa bus/mobil, dokumen, spa, golf, adventure, cruise dan bahkan sewa pesawat.</p>
<p>Setiap transaksi yang dipesan baik melalui online dan offline akan diproses di bagian penjualan. Tiket dikeluarkan oleh bagian penjualan tiket setelah sebelumnya melakukan pembayaran di bagian kasir. Setelah itu, seluruh bukti pembayaran dan tagihan invoice akan diproses di bagian akunting secara otomatis. Pembelian tiket baik melalui agen atau langsung ke maskapai penerbangan dapat dilakukan di bagian pembelian dan langsung bisa dibayarkan melalui kas dan bank. Setelah selesai maka seluruh bukti transaksi akan diproses secara otomatis ke bagian akunting.</p>
<p>Menurut Eflin, terdapat tiga keunggulan utama yang membedakan aplikasi ini dengan program serupa lainnya. “Dari sisi bisnis kami menerapkan sistem syariah (bagi hasil),” ujar Eflin. Menurutnya sistem ini digunakan karena seringkali perusahaan Tours &amp; Travel memiliki keterbatasan modal kerja ataupun investasi untuk membangun aplikasi ERP ini. “Bisa kita bayangkan berapa dana investasi yang harus dikeluarkan untuk membeli server dan peralatan pendukung, membayar system analist, programmer. Saya menghitung dibutuhkan biaya sekitar 100 juta rupiah lebih,” tutur Eflin. Bagi perusahaan Tours &amp; Travel kecil, nilai demikian tentu bukan nilai yang kecil. Dengan sistem bagi hasil dana operasional tersebut dapat ditekan dan terjadi pembagian yang adil bagi travel dan perusahaan pengembang Sydirink.</p>
<p>Dari sisi teknologi, Sydirink memiliki keunggulan karena menggunakan teknologi open source, mulai dari database Postgre SQL dan developer PHP serta JavaScripts.  Browser yang digunakan juga dapat menggunakan open source. “Sedangkan keunggulan dari sisi layanan, kami memberikan semua layanan IT kepada calon pelanggan sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya investasi sedikitpun,” ujar Eflin.</p>
<p>Syridink OTA menurut Eflin sudah dipasarkan secara luas. Salah satu penggunanya adalah PT Ranata Air Network yakni perusahaan yang bergerak di bidang Tours &amp; Travel. Eflin mengklaim volume penjualan tiket individu yang dikeluarkan PT Ranata meningkat sangat tinggi, dengan bantuan aplikasi E-commerce Travel-nya. Saat ini Eflin sedang mengupayakan untuk melakukan sinergi dengan perusahaan maskapai penerbangan agar mereka mau membuka data tarif dan jadwal penerbangan. “Bila mereka bersedia maka masyarakat akan lebih mudah mengakses data tarif dan jadwal penerbangan. Ini akan sangat membantu masyarakat dalam menentukan pilihan maskapai mereka,” ungkap Eflin. [Fitria]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inaicta.web.id/2009/06/28/pesan-tiket-tanpa-tulis-tangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
